TotalHash
ID
Buka di Telegram

Mining crypto dan blockchain: apa itu dan cara kerjanya

6 menit baca

Mining crypto adalah cara jaringan seperti Bitcoin menambah blok baru: komputer berlomba mencari hash yang memenuhi target, dan yang pertama menemukannya mendapat koin baru plus biaya transaksi. Supaya tidak abstrak, di bawah ini kamu bisa menjalankan penambang kecil langsung di browser. Setelah itu dibahas blockchain, kesulitan, hashrate, ASIC, dan apakah mining masih menguntungkan.

Apa itu blockchain

Bayangkan buku catatan yang salinannya dipegang ribuan orang. Setiap beberapa menit ada halaman baru berisi transaksi. Semua orang mengecek aturannya, lalu menambahkan halaman itu ke salinan masing-masing. Setiap halaman membawa "sidik jari" halaman sebelumnya, yang disebut hash. Kalau ada yang mengubah halaman lama, hash-nya berubah dan rantainya putus, sehingga ribuan salinan lain tidak cocok. Itulah sebabnya riwayat blockchain tidak bisa diubah diam-diam.

Apa itu mining crypto

Untuk menambah blok berikutnya, penambang mengubah satu angka di blok, disebut nonce, lalu menghitung hash SHA-256 lagi, miliaran kali per detik, sampai hasilnya diawali cukup banyak nol. Yang pertama menemukannya mengumumkan blok, jaringan memeriksanya dalam sekejap, dan penambang mendapat hadiah. Kerja ini yang melindungi riwayat transaksi.

Tambang blok di browser

Tekan tombol. Browser kamu menghitung SHA-256 dari "blok + nonce" sampai menemukan hash dengan jumlah nol yang dipilih. Setiap tambahan satu nol membuat pencarian sekitar 16 kali lebih lama.

Blok1

jeda
Percobaan
0 / ≈65536
Kecepatan
0 H/s
Target
4 nol di awal
Browser kamu menghitung SHA-256

Kesulitan dan hashrate

Kesulitan menentukan berapa nol yang dibutuhkan hash. Jaringan Bitcoin menyesuaikannya setiap 2016 blok, kira-kira dua minggu sekali, agar rata-rata satu blok muncul setiap 10 menit. Hashrate adalah kecepatan: berapa hash yang dihitung perangkat per detik. Browser ribuan, HP jutaan, mesin ASIC ratusan triliun, dan seluruh jaringan Bitcoin sekitar satu zettahash per detik.

CPU, kartu grafis, dan ASIC

  • CPU: prosesor komputer atau HP. Terlalu lambat untuk Bitcoin.
  • Kartu grafis (GPU): bisa menambang beberapa koin lain, tapi tidak menguntungkan untuk Bitcoin.
  • ASIC: chip khusus satu algoritma. Sekarang semua blok Bitcoin ditemukan oleh farm ASIC yang memakai 3 sampai 4 kW per mesin.

Mining di HP dan cloud mining

HP jutaan kali lebih lambat dari ASIC, jadi menambang Bitcoin di HP tidak menutup biaya listrik. Toko aplikasi juga melarang aplikasi yang menambang di perangkat, sehingga "aplikasi mining" biasanya aplikasi reward dari iklan. Cloud mining artinya menyewa daya tambang di farm orang lain. Ada yang asli, tapi banyak yang money game: keuntungan harian tetap, bonus referral, dan penarikan yang dipersulit adalah tanda klasiknya.

Apakah mining menguntungkan?

Untuk perorangan, jarang. Keuntungan adalah nilai koin dikurangi listrik, alat, pendingin, dan biaya pool. Dengan komputer biasa atau HP, biaya listrik biasanya lebih besar dari hasilnya. Setiap empat tahun hadiah Bitcoin dipotong setengah, disebut halving.

Kalau ingin merasakan mining tanpa biaya, coba TotalHash, game mining gratis di Telegram: HP kamu menghitung SHA-256 sungguhan dan menutup blok untuk token game, dan tugas membayar sedikit USD₮ dan GRAM ke dompet TON kamu.

Tambang blok dengan HP di game gratis Telegram.

Buka TotalHash

Jawaban singkat

Apa itu mining crypto?

Komputer berlomba mencari hash blok yang memenuhi target jaringan. Yang pertama menambah blok dan mendapat koin baru serta biaya transaksi.

Apa itu blockchain?

Catatan transaksi yang disimpan banyak komputer sekaligus, dalam blok yang terhubung dengan hash sehingga riwayat tidak bisa diubah.

Apakah mining crypto di HP menguntungkan?

Tidak. HP terlalu lambat dibanding mesin ASIC, dan aplikasi mining biasanya aplikasi reward dari iklan.

Apakah cloud mining aman?

Sebagian asli, tapi banyak yang money game. Keuntungan harian tetap dan bonus referral adalah tanda penipuan.